Slamet
Pilih informasi
Statistik Berdasarkan Masukan Pengguna
- Jumlah pilihan gunung favorit pilihan
- Jumlah pendakian yang telah tercatat
- Pilihan tingkat kesulitan pendakian berdasarkan catatan pendakian
Jumlah Pendakian
Frekuensi Pendakian
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agu
Sep
Okt
Nov
Des
2016
2017
2018
2019
2020
2021
2022
2023
2024
2025
2026
SedikitBanyak
Jalur Pendakian Populer via
Tingkat Kesulitan Pendakian
Membutuhkan ketahanan fisik dan pengetahuan tentang medan pendakian. Sesuai untuk pendaki yang sudah memiliki pengalaman.
Resiko Pendakian
57Kedinginan
43Terjatuh
42Longsoran batu
Favorit
Ringkasan Artificial Intelligence (AI)
Fitur ExperimentalDalam PengembanganAkurasi Masih DikalibrasiGunakan dengan Bijak
Gunung Slamet, dengan 83 catatan pendakian dan tingkat keberhasilan mencapai puncak sebesar 91.5%, merupakan gunung dengan tingkat kesulitan Sedang yang populer di Jawa Tengah.
-
Jalur Pendakian Populer:
- Jalur Bambangan Purbalingga adalah yang paling banyak digunakan (54% dari total pendakian).
- Jalur Guci Tegal dan Dipajaya Pemalang juga cukup populer.
-
Waktu Terbaik Mendaki:
- Data menunjukkan pendakian sukses cukup merata sepanjang tahun, namun bulan-bulan April hingga September (musim kemarau) serta November dan Desember memiliki frekuensi pendakian yang lebih tinggi.
-
Risiko Utama yang Perlu Diwaspadai:
- Kedinginan, terjatuh, dan longsoran batu adalah bahaya utama yang sering dihadapi pendaki.
-
Insight Menarik dari Catatan Pendakian:
- Waspada gas belerang di puncak, disarankan turun sebelum jam 12 siang. Hati-hati serpihan batu dari pendaki lain.
- Jalur yang panjang menuntut persiapan dan perlengkapan yang sangat matang. Tanjakan dari basecamp hingga puncak sering disebut "tidak dikasih ampun".
- Jalur Guci Tegal tidak direkomendasikan untuk pemula.
- Untuk jalur Bambangan, ojek dari basecamp ke Pos 1 dapat membantu menghemat tenaga.
- Selalu perhatikan petunjuk arah, terutama di area berkabut tebal karena minimnya penunjuk arah bisa membuat rawan tersesat.
- Kondisi cuaca dapat berubah drastis (naik cerah, turun hujan) menyebabkan trek menjadi sangat licin dan menguras tenaga.
- Perhatikan informasi aktivitas vulkanik; sempat ada larangan muncak hingga Pos 4 karena aktivitas gunung. Patuhi imbauan dari ranger.
- Di beberapa titik seperti Pos 4 (via Guci), area camp bisa sangat ramai bahkan seperti "pasar malam".
- Selalu bawa turun sampahmu dan jangan meninggalkan jejak selain jejak kaki.
Persiapan fisik dan mental yang prima, serta perlengkapan yang memadai, sangat esensial untuk pendakian Gunung Slamet.
Pernahkan anda mengunjungiGunung Slamet?
Catat Disini
